SANGGAR HAPPY PANDA

bukan sekedar menggambar dan mewarnai

Logo clean

Memupuk rasa keindahan lewat les menggambar dan mewarnai

Rasa keindahan mendorong kecerdasan emosi secara utuh, antara lain : empati, harmoni, dan kepedulian terhadap sesama.

Oleh karena itu di Sanggar Happy Panda, kami bukan hanya sekedar mengajarkan menggambar dan mewarnai. Tapi juga kami memotivasi anak untuk saling menghormati, disiplin, giat dalam bekerja, serta bertutur kata sopan dan ramah.

kami percaya, hal Ini akan menjadi bekal bagi anak untuk menjadi lebih percaya diri dalam menyelesaikan setiap tantangan di masa yang akan datang…

A.Bukan hanya sekedar menggambar dan mewarnai

Sebagai variasi dalam pembelajaran kami juga mengajak siswa siswi happy panda untuk membuat karya senirupa sederhana. Melalui proses membuat karya tersebut anak dapat melatih kesabaran, semangat pantang menyerah, dan melatih kreativitas untuk menciptakan hal-hal baru.

Aktivitas membuat hasta karya itu memiliki tujuan untuk melatih motorik kasar dan halus. Dalam aktivitas tersebut, kami memadukan antara teknik menggambar dan mewarnai dengan teknik melipat, menggunting atau menempel, sehingga anak semakin bersemangat dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Karya senirupa sederhana yang dimaksud adalah:

  • Finger Painting (Lukisan Jari)

Finger Painting adalah kegiatan melukis dengan jari yang memiliki tujuan melatih motorik halus pada anak yang melibatkan gerak otot-otot kecil dan kematangan syaraf.

lukisan jari

Dengan melukis dengan jari, anak dapat mengenal dan merasakan secara langsung estetika keindahan warna. Mengenal konsep warna primer (merah, kuning, biru). Dari warna-warna yang terang kita dapat mengetahui kondisi emosi anak, kegembiraan dan kondisi-kondisi emosi mereka. Mengenalkan konsep pencampuran warna primer, sehingga menjadi warna yang sekunder dan tersier. Dengan demikian seni rupa lukis jari ini dapat melatih imajinasi dan kreatifitas anak.

  • Melukis kanvas

Melukis kanvas bagi anak merupakan hal yang membanggakan, sebab melukis pada media ini merupakan gambaran dari aktivitas seniman atau pelukis profesional. Anak akan merasa bahwa dirinya adalah pelukis sungguhan. Salah satu kebahagiaan terbesar bagi sanggar Happy Panda mendapatkan berbagai banyak pengalaman dengan anak-anak selagi mereka belajar melukis.

canvas

Pelajaran melukis kanvas dapat diawali oleh anak yang berusia 4-6 tahun atau usia TK. Media yang digunakan untuk melukis pada anak usia dini biasanya cat air, cat minyak, finger painting, dan lain-lain.

Dalam proses melukis kanvas biasanya anak-anak belajar sambil bercakap-cakap dengan temannya maupun dengan guru. Percakapan yang mengalir biasanya seputar campuran warna ataupun pengalaman mereka tentang objek yang dilukis. Hal ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang menyenangkan, mereka bisa belajar elemen seni sambil bermain, dan dapat berlatih menuangkan gagasan dengan cara yang santai.

  • Membentuk

Membentuk memiliki arti mengubah, membangun dan mewujudkan. Aktivitas membentuk di Sanggar Happy Panda memiliki tujuan merangsang kreativitas anak untuk menciptakan inovasi baru. Umumnya bahan yang dipergunakan untuk kegiatan membentuk adalah bahan-bahan lunak seperti tanah liat, plastisin, malam lilin, playdough dan sejenisnya. Tetapi dalam pengembangannya, selama tidak mengingkari maksud dari arti kata membentuk tadi, dapat dipergunakan bahan-bahan lain seperti kertas, karton atau bahan-bahan lembaran yang sekiranya dapat dibentuk. Yang menjadi komitmen kami adalah berupaya selalu menjaga agar bahan-bahan yang digunakan sebagai media belajar adalah bahan-bahan yang aman bagi anak-anak.

membentuk

Teknik membentuk sangat beraneka ragam,diantaranya :

Mencetak

Mencetak adalah proses memperbanyak suatu gambar atau naskah dengan menggunakan teknik tertentu diantaranya cetak datar,cetak tinggi,cetak dalam,cetak saring,cetak copy,dan cetak dengan pintu out.

mencetak

Mencetak dapat dilakukan anak diberbagai usia, dimulai dari anak berusia 5 tahun. Kadang-kadang seorang anak kecil akan menemukan idenya sendiri. Entah bagaimana dengan cara apa seorang anak berusia 5 tahun dalam pembelajaran mencetak anak menemukan bahwa menepukkan spons yang sudah diberi warna di atas menghasilkan rangkaian pola yang berulang-ulang (perihal mencetak, merupakan suatu kemungkinan yang menakjubkan untuk mengulanginya).

Kolase

Kolase dalam pengertian yang paling sederhana adalah penyusunan berbagai macam bahan pada sehelai kertas yang diatur.

colase

Anak-anak di kelas biasanya memilih dan mengatur potongan bentuk dari kertas, kain, bahan-bahan berstektur, lalu meletakkannya di tempat yang mereka suka. Sebagai bagian dari pengalaman mereka dapat membuat keputusan sendiri tentang penggunaan warna, ukuran dan bentuk.

3M (Menggunting,Menempel,Melipat)

Karya rupa 3M ini merupakan proses manipulasi lembaran kertas menjadi suatu bentuk tiga dimensi.Di Jepang teknik seperti ini disebut teknik origami.

melipat2

  1. Suasana belajar yang riang dan menyenangkan

Kelas di Happy Panda

Setiap anak memiliki karakteristik khusus pada setiap jenjang usia sesuai dengan tahap perkembangannya. Tahap perkembangan ini harus dilalui anak dengan baik. Hal inilah yang mendasari Sanggar Happy Panda untuk membagi siswa belajar dalam beberapa kelompok usia. Hal ini bertujuan agar siswa dapat mengekspresikan perasaan dan pikirannya lewat gambar maupun warna sesuai dengan usianya. Sangat memungkinkan anak akan memiliki kemampuan menggambar dan mewarnai yang menakjubkan melebihi dari usianya, dengan demikian tingkat kesulitan yang diberikan akan disesuaikan dengan kemampuan anak. Namun tema gambar yang diberikan akan sesuai dengan usianya pada saat itu.

Kelompok belajar di Sanggar Happy Panda dibagi berdasarkan tahap perkembangan kemampuan seni rupa dalam diri anak. Antara lain tahapan yang benar-benar dasar hingga tahap mahir.

 

Kelas Marmut (2-4 tahun) Play Group

Pada masa ini kemampuan fisik motorik anak masih terbatas ( dikenal dengan periode MENCORENG), gerakan tangan untuk menggores terbatas dan belum dapat dikendalikan. Anak mungkin belum memiliki minat menggambar. Namun yang dilakukannya cenderung meniru kegiatan orang lain. Bentuk yang berhasil digambar sering terjadi secara kebetulan, hasil karya masih tidak menentu.

Tujuan dari kelas Marmut ini adalah memperkenalkan anak pada warna, tekstur dan mengenalkan rasa keindahan sejak dini. Hal ini merupakan sarana anak mengekspresikan perasaannya, mendorong pada kecerdasan, dan kemampuan anak mengelola emosi.

Periode ini  terbagi ke dalam  tiga tahap, yaitu:

1) corengan tak beraturan,

2) corengan terkendali, dan

3) corengan bernama.

Pada tahap CORENG TAK BERATURAN (2 – 3tahun), bentuk gambar yang dihasilkan anak adalah gambar berupa benang kusut dan coretan yang tidak beraturan sama sekali. Anak belum bisa memegang pensil dengan baik, namun pada masa ini anak memiliki semangat yang tinggi untuk mencoretkan warna pada kertas sebanyak mungkin. Di Kelas Mencoreng, guru akan mengajak anak untuk memegang pensil atau crayon dengan baik dengan cara yang halus dan perlahan. Mengenalkan warna, memperlihatkan kertas bergambar untuk kemudian menjelaskan apakah gambar tersebut dalam bentuk cerita.

kak ani

Pada tahap CORENGAN TERKENDALI (3-3,5), anak dapat menemukan kendali visualnya terhadap coretan yang dibuat. Hal inid itandai dengan adanya koordinasi dan kerjasama antara perkembangan visual dan perkembangan motorik. Pada masa ini guru di sanggar Happy Panda akan mulai mengajari membuat coretan yang berarti seperti garis horisontal, vertikal, lengkung, bahkan lingkaran. Anak mulai membuat garis dengan menyebutkan nama benda yang ingin dia gambar

CORENGAN BERNAMA adalah tahap akhir di mana masa coreng moreng akan segera berlalu, (3,5-4 tahun) sejalan dengan perkembangan bahasanya anak akan mulai mengasosiasikan gambarnya dengan nama benda. Dia sudah bisa menggambar benda yang dia inginkan meskipun dengan bentuk yang belum sempurna.

 

Kelas Kelinci (4-6 tahun) Tk

  1. Menggambar Karakter Sederhana : Manusia dan Hewan
  2. Membuat Latar Belakang Sederhana dari Objek Gambar
  3. Teknik perpaduan/pencampuran warna (gradasi) 2 warna.

 

Kelas Kancil (7-9 tahun) SD 1- 3

  1. Pengembangan Karakter Bergerak
  2. Membuat Latar Belakang Suasana berdasarkan Tematik Gambar
  3. Teknik perpaduan/pencampuran Warna (gradasi) kompleks
  4. Efek Pencahayaan

UPHOTO_20151201_071556

Kelas Poni (9-12 tahun) kelas 4-6

  1. Menggambar Karakter dengan Suasana Kompleks
  2. Teknik perpaduan/pencampuran warna gradasi dan efek pencahayaan.
  3. Teknik pewarnaan dengan kreatifitas pola dan ukiran

 

Kelas Panda (SMP) 12-14 tahun

Pada usia ini kemampuan berfikir abstrak serta kesadaran sosial analk semakin berkembang.  Perhatian  kepada  seni  mulai  kritis,  bahkan  terhadap karyanya  sendiri.  Pengamatan  kepada  objek  lebih  rinci.

  1. Menggambar suasana dan tema khusus, seperti suasana keramaian, musim, kebakaran, hutan, suasana pasar, dll
  2. Teknik perpaduan/pencampuran warna gradasi dan teknik countoring
  3. Pemunculan ekspresi perasaan pada raut wajah
  4. Pengenalan teknik membatik
  5. Sketsa yang mulai naturalis

 

Kartu Giat Semangat

           Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi, potensi tersebut perlu dikembangkan agar dapat dioptimalkan dan berguna bagi pribadi anak. Salah satu cara melejitkan potensi adalah mendorong anak agar terus berlatih dan tidak mudah menyerah. Kartu Giat Semangat diciptakan agar anak tetap terjaga semangatnya untuk terus berusaha dan berprestasi. Dari setiap pertemuan, kartu giat semangat yang dimiliki oleh siswa Happy Panda akan diberi poin berdasarkan kriteria:

  • Giat dan Semangat dalam belajar
  • Bekerja Tepat Waktu dan menjaga Kerapihan
  • Berbicara Sopan dan Ramah

20151205_110659

Setelah kolom pada kartu tersebut penuh dengan kepala Panda, maka kartu tersebut bernilai 100 poin *), dan dapat ditukarkan dengan merchandise lucu.

*poin dapat diakumulasikan.